Strategi Pembangunan Karakter di Pondok Pesantren Darurraihan Sonao Bima

Penanaman sikap 

  • Menanamkan sikap tanggung jawab, kemandirian, dan kepatuhan
  • Membiasakan mengontrol emosi
  • Melatih kesederhanaan
  • Menumbuhkan sikap kebersamaan

Pembiasaan 

  • Membiasakan santri untuk saling menghormati, bersikap sopan santun, dan saling tolong menolong
  • Membiasakan santri untuk peka dan peduli terhadap sesama, serta mempunyai rasa terima kasih yang tinggi

Keteladanan 

  • Pengajar menjadi contoh nyata dalam mengaktualisasikan nilai-nilai moral dalam tindakan sehari-hari
  • Pengajar mengajak santri untuk membantu kegiatan-kegiatan masyarakat seperti gotong royong atau kerjasama, tolong menolong dalam kebaikan

Pengkondisian lingkungan Memberikan keteladanan atau contoh, Memberikan teguran. 

Selain itu, pondok pesantren juga dapat menerapkan pendekatan pendidikan kehidupan, seperti pendekatan manusiawi, pendekatan program, dan pendekatan idealism. 

Santri diharapkan memiliki karakter kearifan, seperti: Sabar, Rendah hati, Patuh pada ketentuan hukum agama, Mampu mencapai tujuan tanpa merugikan orang lain, Menghormati perbedaan dan keberagaman. 

Scroll to Top